Jakarta - AMD dan Radeon, pastinya identik dengan kartu grfis. Tapi produsen microchip itu kini sudah mulai memasarkan modul memori DDR3 untuk desktop.
Modul memori memang bisnis baru yang tengah dijalankan AMD, dalam keterangan tertulis yang diterima detiKINET, Kamis (11/8/2011) ada 3 jenis memoriyang akan dipasarkan AMD, seri Entertainment, Ultra Pro Gaming, dan Enterprise.
Dari masing-masing nama tersebut sudah diketahui jika memori ini memang membidik beberapa segmen pengguna, mulai dari pemula, gamer hingga kalangan perusahaan.
Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
Dengan diratifikasinya UNCAC oleh Republik Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2006, maka perlu dilakukan penyesuaian-penyesuaian kembali langkah-langkah strategis yang diperlukan dalam rangka pemberantasan korupsi di Indonesia.
Berbagai inisiatif yang ada seperti Strategi Pencegahan KPK, Gap Analysis UNCAC dan RAN PK 2004-2009 perlu diperkaya dengan masukan-masukan berupa perkembangan dalam upaya pemberantasan korupsi pada umumnya maupun upaya implementasi UNCAC pada khususnya, sehingga menghasilkan strategi pemberantasan korupsi yang lebih komprehensif yang dapat dijadikan sebagai acuan bagi seluruh stakeholders.
Strategi Nasional tersebut ditujukan untuk melanjutkan, mengkonsolidasi dan menyempurnakan berbagai upaya dan kebijakan pemberantasan korupsi agar mempunyai dampak yang konkrit bagi peningkatan kesejahteraan, keberlangsungan pembangunan berkelanjutan dan konsolidasi demokrasi. Strategi dimaksud harus dirumuskan melalui pelibatan aktif dari berbagai pemangku kepentingan, seperti masyarakat sipil dan kalangan dunia usaha, selain peran aktif dari pemerintahan. Komitmen politik yang lebih kuat, strategi yang lebih sistematis dan komprehensif serta perumusan kebijakan yang lebih fokus dan konsolidatif untuk mendorong dan meningkatkan percepatan pemberantasan korupsi seyogianya harus senantiasa dilakukan oleh pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya. Berkenaan dengan itu, kami sangat mengharapkan masukan dari berbagai pihak terhadap:
1) Draf Matriks Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi 2011-2014 (jangka menengah), dan
2) Draf matriks Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi 2011-2025 (jangka panjang).
Masukan dapat dikirimkan melalui email ditkumham.bappenas@yahoo.com
Unduh Dokumen
1. Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2011 tentang .. (application/pdf - 92 kB)
2. Lampiran Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2011 .. (application/pdf - 821 kB)
3. Draf Matriks Stranas PPK 2011-2014 4 April 2011 (application/msword - 712 kB)
4. Draf Matriks Stranas PPK 2011-2025 4 April 2011 (application/msword - 65 kB)
Untuk lebih jelasnya mengenai Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi bisa dilihat di
sumber yang kami peroleh.
Source : http://bappenas.go.id/node/26/3221/strategi-nasional-pencegahan-dan-pemberantasan-korupsi/
Source : http://bappenas.go.id/node/26/3221/strategi-nasional-pencegahan-dan-pemberantasan-korupsi/
Sssst! Nazaruddin Ternyata Coba Suap Polisi Kolombia
Jakarta - Cerita mengejutkan kembali datang dari M Nazaruddin. Saat pertama kali ditangkap oleh polisi lokal di Cartagena, Kolombia, ternyata mantan bendahara umum Partai Demokrat itu sempat berusaha melakukan penyuapan. Wah!Hal ini diungkapkan oleh Dubes RI di Kolombia Michael Menufandu berdasarkan informasi dari kepolisian setempat. Michael saat itu baru saja mendampingi Nazaruddin ketika pertama kali ditangkap.
"Dia mau membayar mereka untuk melepaskan diri," kata Michael kepada detikcom, Selasa (9/8/2011).
Michael menegaskan, upaya itu jelas ditolak oleh polisi Kolombia. Selain dikenal profesional, para polisi juga sangat tegas dalam menangani kasus internasional.
"Polisi di sini sangat profesional, di sini tidak bisa disogok. Pengacara juga tidak mungkin. Bahkan mereka bisa membantu tanpa minta bayaran," ceritanya.
Sayangnya, Michael tidak tahu berapa jumlah uang yang ditawarkan pada polisi tersebut. "Saya tidak tahu. Polisinya yang beritahukan ke saya," imbuhnya.
Nazaruddin ditangkap di Kota Cartagena, Kolombia, Minggu (7/8). Dia ditangkap dengan paspor atas nama Syarifuddin. Presiden SBY berpesan Nazaruddin segera dibawa ke Indonesia.
Nazaruddin diketahui terbelit sejumlah kasus, bukan hanya di KPK. Di Mabes Polri dia tengah dibidik kasus Kemendiknas dan Kemenkes dan juga kasus dugaan pencemaran nama baik Anas Urbaningrum. Selain itu di Kejati Sumbar Nazaruddin dibidik kasus dugaan korupsi di Kabupaten Dharmasraya terkait pembangunan rumah sakit.
Sumber : http://www.detiknews.com/read/2011/08/09/075119/1699489/10/sssst-nazaruddin-ternyata-coba-suap-polisi-kolombia?n991102605
Subscribe to:
Posts (Atom)
