Pages

Umar Patek Diyakini Tahu Rencana Terorisme Dunia

Jakarta - Pemulangan Umar Patek dari Pakistan ke Indonesia merupakan kesempatan emas bagi pemerintah Indonesia untuk mendapat informasi tentang jaringan teroris internasional. Pelaku Bom Bali I itu hendaknya 'dikorek' dulu sebalum dihukum.

"Asal mampu mengoreknya Umar Patek merupakan sumber informasi yang sangat berharga, dia pasti tahu jaringan-jaringan teroris di dunia, kemampuan mereka, pelatihan, rekrutmen dan rencana-rencana operasinya," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin, lewat pernyataan tertulis kepada detikcom, Jumat (12/8/2011).

Karenanya, kata Hasanuddin, Umar Patek harus dimanfaatkan dulu secara optimal oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

"Tapi sebaliknya aparat juga harus lebih waspada terhadap serangan balas teroris karena tertangkapnya Umar Patek," ujar politikus PDI Perjuangan ini.

Umar Patek tiba di Indonesia hari ini melalui Bandara Halim Perdanakusumah pukul 07.00 WIB. Umar langsung digelandang ke Rutan Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Patek adalah buronan internasional terkait aksi teroris. Ia diduga terkait Bom Bali I dan bom gereja Natal. Di Indonesia, Umar tidak akan dijerat dengan UU Terorisme karena UU itu tidak berlaku surut. Dia akan dijerat dengan KUHP.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2011/08/12/091110/1702074/10/umar-patek-diyakini-tahu-rencana-terorisme-dunia

Nazaruddin Inginkan Suaka Politik di Kolombia

Jakarta - Mantan Bendahara Umum PD Muhammad Nazaruddin belum mau dipulangkan ke Indonesia. Ia malah mengajukan suaka politik ke Kementerian Luar Negeri dan Kejaksaan Agung Kolombia.

Hal tersebut disampaikan tim kuasa hukum Nazaruddin yang sempat bertemu dengan Nazaruddin di kantor Imigrasi Kolombia, seperti dikutip detikcom dari Metrotv Jumat (12/8/2011).

Nazaruddin disebutkan sempat ingin menandatangani surat pengajuan suaka politik yang ditujukan kepada Kemenlu dan Kejagung Kolombia. Meski demikian keinginan Nazaruddin terus dihalangi tim penjemput dari Indonesia.

Pengacara Nazaruddin OC Kaligis ikut menemui Nazaruddin di kantor yang terletak di Bogota, Kolombia, tersebut. Saat dikonfirmasi detikcom, OC Kaligis tidak mengangkat telepon.

Ditjen Imigrasi Indonesia juga belum mengetahui kejadian ini. Belum dapat dikonfirmasi bagaimana kelanjutan pengajuan suaka politik Nazaruddin ini.

"Sampai saat ini, kita juga tidak mengetahui perkembangan terakhir. Dan belum ada kabar," ujar Kabag Humas Ditjen Imigrasi, Maryoto, saat dikonfirmasi detikcom.

sumber : http://www.detiknews.com/read/2011/08/12/073430/1702040/10/?992204topnews

Penjualan Samsung Galaxy Tab 10.1 Diblokir

Jakarta - Apple kembali mencetak kemenangan penting dalam gugatan hukumnya melawan Samsung. Keputusan awal pengadilan di Jerman melarang Samsung menjual tablet Galaxy Tab 10.1 di seluruh wilayah Uni Eropa kecuali Belanda.

Juru bicara Apple, Kristin Huguet mengkonfirmasi bahwa pengadilan distrik di Dusseldorf, Jerman, mengeluarkan keputusan itu yang berlaku di Uni Eropa. Terkecuali Belanda karena Apple mengajukan gugatan terpisah di sana. Namun Samsung masih bisa mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan Jerman tersebut.